Senin, 22 Oktober 2012

5 Macam Oleh-Oleh Khas Jogjakarta

5 Macam Oleh-Oleh Khas Jogjakarta


Membawa Oleh oleh adalah hal yang ditunggu oleh kerabat, keluarga, relasi atau teman bila kita berwisata ke suatu daerah, apalagi daerah yang kita kunjungi adalah tempat yang memiliki kekhasan tersendiri baik berupa makanan maupun benda. Dan rasanya sayang bila kita bepergian ke suatu tempat yang tidak umum kita kunjungi tanpa membawa maupun mencicipi sesuatu yang khas dari tempat tersebut. jogyakarta yang merupakan salah satu obyek wisata pastinya memiliki sesuatu yang bisa kita jadikan oleh oleh. Apa saja yang dapat dijadikan cindera mata ataupun oleh oleh bagi keluarga, teman atau relasi anda sewaktu anda berkunjung di Yogyakarta, dibawah ini admin berikan beberapa petunjuk mengenai 5 macam oleh-oleh khas jogjakarta yang dapat membantu anda:

1. Bakpia

Didesa pathok pusat oleh- oleh bakpia pathok anda akan menemukan ribuan jenis oleh- oleh dan tentunya bakpia pathok dengan berbagai merek dan rasanya. Anda bisa menemukan beberapa merek bakpia pathok mulai dari bakpia pathok 25, bakpia pathok 75, bakpia pathok d’java dan masih banyak yang lainnya yang bisa anda pilih sesuai dengan yang anda inginkan, umumnya rasa bakpia pathok bermacam – macam mulai dari  rasa kacang hijau, kacang hitam, coklat, keju dan rasa yang baru- baru ini muncul rasa umbi ungu, tentunya setiap rasa dari bakpia pathok mempunyai rasa yang lezat dan luar biasa, anda bisa memilih rasa sesuai dengan yang anda pilih.

2. Gerabah Kasongan

Kasongan, Yogyakarta Kasongan berlokasi di selatan kota Yogyakarta kurang lebih 6 km dari pusat kota, tepatnya daerah pedukuhan Kajen, desa Bangunjiwo, kec. Kasihan, Bantul. Desa ini penghasil kerajinan Gerabah yang sudah terkenal sampai ke Luar negeri serta banyak Wisatawan Mancanegara yang datang berkunjung untuk belanja dan melihat proses pembuatan Grabah tersebut. Saat ini dapat dijumpai berbagai motif untuk berbagi model bentuk barang. Yang paling banyak dijumpai barang bentuk Guci, Pot, Meja, Kursi, kursi, dll. Namun sekarang sudah berkembang dengan berbagi macam barang tidak hanya dari tanah liat saja namun berkembang menjadi sentra industri kerajinan yang berkualitas untuk ekspor ke mancanegara. Kasongan, Yogyakarta

3. Gudeg

Masakan Gudeg ini dapat kita jumpai diseluruh pelosok kota yogakarta dan yang menjadi Sentra Gudeg ini terdapat di daerah Barek, Jl. Kaliurang Km. 4,5 sebelah utara selokan Mataram atau Daerah Wijilan, sebelah timur dari alun-alun keraton Yogyakarta sebelah selatan Plengkung Wijilan.

4.  Salak Pondoh

Yang menjadi andalan dari Agrowisata di tempat ini adalah kebun Salak Pondohnya, Tempat ini berada di ketinggian 200 meter diatas permukaan laut, dengan kondisi ekosistem yang terjaga dengan baik para pengunjung dapat menyaksikan tanaman pohon salak yang mirip dengan pohon kelapa sawit. Di Tempat ini karena areanya sangat luas kurang lebih 27 ha maka para pengunjung akan di temani oleh seorang pemandu yang akan membantu pengunjung berkeliling kebun salak. Di tempat ini pengunjung dapat melihat berbagai jenis tanaman salak yakni sekitar 17 jenis yang antara lain Salak pondoh super , Salak pondoh kuning, salak pondoh hitam, salak bali, salak tanonjaya, salak semeru, salak gading dan lain sebagainya. Dan yang menyenangkan ditempat ini kita bisa mendapatkan buah salak langsung dari pohonnya sekaligus cara pembudidayaan pohon salak tersebut.

5. Batik

Batik pada waktu ini adalah salah satu warisan budaya yang sudah diakui Unesco. Di yogyakarta ada beberapa tempat penjualan bentuk kain batik atau bentuk jadi seperti baju, celana, dan lain sebagainya. Anda dapat mengunjungi tempat berikut :

* Di pasar tradisional Beringharjo, Masuk kedalam pasar, lantai dasar anda akan melihat ratusan penjual batik  dan ribuan produk batik, dalam bentuk bahan maupun sudah dalam bentuk siap pakai atau jadi. Batik yang berada di Pasar Beringharjo tidak hanya batik Yogyakarta dan Solo, batik Pekalongan pun  banyak terdapat di pasar ini, dari bahan katun maupun sutra dari berbagai warna dan motif, dari puluhan ribu sampai ratusan ribu tergantung dari jenis, bahan, ukuran dan motif.  Untuk batik dalam bentuk bahan terdapat dilantai dasar bagian barat sebelah Utara, sedangkan  untuk batik siap pakai terdapat dilantai dasar bagian Barat. Dilantai dasar bagian Barat ini tidak hanya menjual batik siap pakai saja,  blangkon, pakaian surjan,  tas, sarung tenun maupun sarung batik tersedia di los Barat. Bagi anda yang pandai tawar- menawar jangan malu- malu untuk menawar di pasar ini, diperbolehkan menawar dipasar ini, dengan anda pandai menawar, anda akan mendapatkan harga produk dengan harga miring.

* sepanjang Malioboro, Sepenggal jalan yang di penuhi oleh pedagang kaki lima selain toko toko yang beraneka ragam barang yang dijual ataupun sekelompok orang yang dengan seni mereka menampilkan kemampuan olah suaranya kadang menghibur para pengunjung Malioboro maupun hanya sekedar lewat saja. Memang Malioboro menjadi urat nadi kehidupan banyak kalangan baik mulai dari penjual ditoko, kaki lima, tukang becak, kusir andong, pengamen, tukang parkir dan masih banyak elemen-elemen yang lain turut ambil bagian dalam kehidupan malioboro.

* Di Kampung Ngasem, Keberadaan batik saat ini pun berkembang, bahkan di Yogyakarta setiap hari Jum’at telah di instruksikan untuk memakai baju batik pada sekolah bahkan instansi swasta maupun pemerintah. Jadi Jikalau anda ke Yogyakarta tidak ada salahnya mengunjungi Kampung Batik di Kampung Ngasem salah satu tempat sentra batik yang masih berada dalam jeron beteng atau berada dalam benteng keraton yogyakarta, ini bisa anda buktikan jika anda menyusuri kampung ini terlihat banyak tembok yang mengelilingi kampung ini. Dikampung ini setiap sudutnya dapat ditemui gerai dan toko batik, yang mempunyai koleksi batik yang beragam baik motif maupun coraknya

Demikianlah info ini kiranya dapat membantu anda buat mendapatkan oleh oleh pada waktu anda berwisata di Jogyakarta.

◄ Newer Post Older Post ►